.
Dua anaknya lulus dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Anak ketiga dan keempat kuliah dan lulus menjadi sarjana dari Institut teknologi Bandung. Sedangkan anak bungsunya telah lulus dari Universitas Indonesia.
.
Meskipun usianya semakin tua dan kelima anaknya sudah menjadi sarjana, namun ia masih berjualan gudeg.๐ฅบ
.
Ketika seorang bertanya tentang kiat mendidik anak. “๐๐ ๐๐ข๐๐ฌ๐ ๐ฌ๐๐ฃ๐ ๐ง๐๐ค, ๐ค๐๐ฅ๐๐ฎ ๐๐ง๐๐ค ๐ฌ๐๐ฒ๐ ๐ง๐๐ค๐๐ฅ ๐ฒ๐ ๐ฌ๐๐ฒ๐ ๐ง๐๐ฌ๐๐ก๐๐ญ๐ข“. Jawab Mbah Pon. Ketika ditanya soal pembayaran uang kuliah anak-anaknya. Tanya kembali seseorang, Mbah Pon menjawab “๐๐๐ฌ ๐ฐ๐๐ค๐ญ๐ฎ๐ง๐ฒ๐ ๐๐๐ฒ๐๐ซ๐๐ง ๐ฌ๐๐ค๐จ๐ฅ๐๐ก ๐ฒ๐ ๐ฌ๐๐ฒ๐ ๐๐๐ฒ๐๐ซ”, jawabnya singkat oleh si Mbah.
.
Cara Mbah Pon menjawab membuat orang² yang bertanya merasa tidak tahu hendak bertanya apa lagi. Untuk semua pertanyaan, tidak ada jawaban yang special dari Mbah Pon.
.
Tiba-tiba seseorang bertanya kembali, “Sebagai orang tua, apakah Mbah Pon tidak punya masalah....??? Dengan wajah yang agak bingung, Mbah Pon balik bertanya, “Masalah itu apa, to? Masalah itu yang seperti apa....?”
.
Sang penanya kemudian mencontohkan, “Itu lho, Mbah…, misalnya pas waktunya mau bayar uang kuliah, Mbah nggak punya uang”. Dengan tersenyum Mbah Pon menjawab. “๐๐ก ๐ข๐ญ๐ฎ ๐ญ๐จ, ๐ฒ๐ ๐ ๐๐ฆ๐ฉ๐๐ง๐ ๐ฌ๐๐ฃ๐. ๐๐๐ฅ๐๐ฎ ๐ฉ๐๐ฌ ๐ง๐๐๐ค ๐๐๐ ๐ฎ๐๐ง๐ , ๐ฌ๐๐ฒ๐ ๐ฆ๐ข๐ง๐ญ๐ ๐ฌ๐๐ฆ๐ ๐ค๐ ๐๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ข ๐๐ฅ๐ฅ๐๐ก. ๐๐ฅ๐ก๐๐ฆ๐๐ฎ๐ฅ๐ข๐ฅ๐ฅ๐๐ก ๐ญ๐๐ซ๐ง๐ฒ๐๐ญ๐ ๐๐ฌ๐จ๐ค ๐ง๐ฒ๐ ๐๐ฅ๐ฅ๐๐ก ๐ค๐๐ฌ๐ข ๐๐๐ง๐ ๐๐ง ๐ฃ๐๐ฅ๐๐ง ๐ ๐ฎ๐๐๐ ๐ฃ๐ฎ๐๐ฅ๐๐ง ๐ฌ๐๐ฒ๐ ๐๐ข ๐๐จ๐ซ๐จ๐ง๐ , ๐ฃ๐๐๐ข ๐ฌ๐๐ฒ๐ ๐๐ข๐ฌ๐ ๐๐๐ฒ๐๐ซ ๐ฎ๐๐ง๐ ๐ฌ๐๐ค๐จ๐ฅ๐๐ก ๐๐ง๐๐ค-๐๐ง๐๐ค ๐ฌ๐๐ฒ๐”. Ungkap si Mbah.
.
Jawaban itu membuat yang bertanya terhenyak. Dalam benak mereka apakah benar ia memang tidak tahu bahwa ada masalah dalam hidup...?? Atau ia memang tidak pernah menganggap hidupnya bermasalah lantaran ia menyandarkan hidupnya pada Allah....!!!
.
Kisah Mbah Pon bisa jadi sebuah tamparan bagi kita. Hidup sederhana yang dijalaninya berbuah sukses luar biasa, tanpa kiat apa-apa.
.
Mbah Pon pasti bukan satu-satunya penjual gudeg di Pasar Bringharjo atau satu² nya pedagang di bumi ini. Sebagaimana kita, ia juga alami tuntutan, hambatan, dan persaingan. ๐๐๐ง๐ฒ๐ ๐ฌ๐๐ฃ๐ ๐ข๐ ๐ญ๐ข๐๐๐ค ๐ฅ๐ฎ๐ฉ๐ ๐๐๐ก๐ฐ๐ ๐ข๐ ๐ฆ๐๐ฆ๐ข๐ฅ๐ข๐ค๐ข ๐๐ฅ๐ฅ๐๐ก / ๐๐ฎ๐ก๐๐ง ๐๐๐ง๐ ๐๐๐ก๐ ๐๐ฌ๐ ๐๐ข ๐๐๐ฅ๐๐ฆ ๐ก๐ข๐๐ฎ๐ฉ ๐ง๐ฒ๐.
.
๐๐๐ง ๐ข๐ ๐ญ๐ข๐๐๐ค ๐ฅ๐ฎ๐ฉ๐ ๐๐๐ซ๐ฌ๐ฒ๐ฎ๐ค๐ฎ๐ซ ๐๐ญ๐๐ฌ ๐๐ฉ๐ ๐ฒ๐๐ง๐ ๐ข๐ ๐๐๐ฉ๐๐ญ๐ค๐๐ง ๐ฆ๐๐ฌ๐ค๐ข๐ฉ๐ฎ๐ง ๐ก๐๐ฌ๐ข๐ฅ ๐ง๐ฒ๐ ๐ค๐๐๐ข๐ฅ. ๐๐ข๐ค๐ฆ๐๐ก ๐๐๐ซ๐ข ๐ค๐ข๐ฌ๐๐ก ๐ข๐ง๐ข, ๐ญ๐๐ซ๐ฎ๐ฌ๐ฅ๐๐ก ๐๐๐ซ๐ฎ๐ฌ๐๐ก๐ ๐๐๐ง ๐ฌ๐๐ง๐๐ง๐ญ๐ข๐๐ฌ๐๐ฅ๐๐ก ๐๐๐ซ๐ฌ๐ฒ๐ฎ๐ค๐ฎ๐ซ ๐๐ ๐๐ซ ๐๐ฅ๐ฅ๐๐ก ๐ฌ๐ฐ๐ญ / ๐๐ฎ๐ก๐๐ง ๐๐๐ง๐ ๐๐๐ก๐ ๐๐ฌ๐ senantiasa ๐๐๐ซ๐ฌ๐๐ฆ๐ ๐ค๐ข๐ญ๐

(Feed generated with FetchRSS)
source https://www.facebook.com/2334939180069030/posts/3373057269590544/






0 comments:
Post a Comment